Libur sekolah tidak menghalangi siswa Sekolah Mulia, MI Muhammadiyah 5 Surabaya, untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris. Lebih dari 50 siswa dari program CIP (Cambridge International Program) meramaikan kawasan Pare, Kediri, dalam kegiatan belajar yang dikemas menyenangkan selama tiga hari, Senin–Rabu (23–25 Juni 2025).

Program belajar di Pare ini merupakan agenda wajib bagi siswa CIP dan dilaksanakan setiap libur kenaikan kelas.

Meskipun dilakukan di masa liburan, para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Aisha, siswi kelas 1, mengaku senang karena kegiatan ini tidak hanya berisi materi pelajaran, tapi juga permainan yang seru.

“Senang, nggak cuma belajar tapi ada mainnya juga. Jadi nggak bosan,” ujarnya.

Salah satu materi yang dipelajari adalah text procedure yang dipadukan dengan kegiatan membuat prakarya berupa bunga dari pipe cleaner (kawat warna-warni). Tutor membagikan teks kepada seluruh siswa, kemudian membacanya bersama dan memahami isi teks tersebut.

Selanjutnya, setiap siswa mendapat empat warna pipe cleaner: kuning, hijau, putih, dan ungu, untuk membuat bunga sesuai instruksi dalam teks.

Kegiatan berikutnya adalah berkunjung ke house riding dengan menggunakan transportasi kereta kelinci. Setibanya di lokasi, para siswa disambut oleh Jojon, seekor kuda poni berwarna abu-abu yang langsung menarik perhatian mereka. Di tempat ini, para siswa diperkenankan menunggang kuda sambil berkeliling.

Kegiatan seru lainnya adalah English Interview on the Road, di mana seluruh siswa diminta berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan 10 orang yang mereka temui di sekitar Pasar Senja. Setelah menyelesaikan tantangan tersebut, mereka mendapatkan voucher yang bisa ditukar dengan buah potong.

Pada hari terakhir, seluruh siswa mempresentasikan apa yang telah mereka pelajari melalui siaran langsung di YouTube. Presentasi ini menjadi bentuk laporan sekaligus persembahan bagi orang tua yang menyaksikan dari rumah.

Belajar bahasa Inggris yang dikemas dalam kegiatan seru seperti ini terasa jauh lebih mudah dan menyenangkan. Seperti disampaikan Winda, salah satu peserta, kegiatan ini membuat belajar jadi tidak terasa berat.

(Winda/Ana Rose)

Leave a Comment