MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) kembali menggelar kegiatan tahfidz camp yang menjadi program wajib bagi siswa kelas tahfidz. Meski demikian, siswa kelas akademik dan bahkan kelas CIP juga diperbolehkan bergabung dalam kegiatan ini.

Tahfidz camp kali ini berlangsung selama tiga hari, sejak Minggu hingga Selasa (22–24 Juni 2025), bertempat di Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar, Malang.

Program ini selalu dinantikan oleh para siswa. Bahkan sejak diumumkan kepada wali siswa, antusiasme begitu tinggi hingga mereka berebut mendaftarkan diri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat meningkatkan kecintaan terhadap Al Quran. Apalagi tahun ini kegiatan diselenggarakan di lingkungan pondok pesantren agar siswa juga dapat berlatih mandiri, membentuk aktivitas spiritual, serta menumbuhkan kebersamaan antar sesama siswa.

Meski berlangsung selama tiga hari, tahfidz camp berjalan dengan lancar, seru, dan menyenangkan. Hamidah, siswa kelas 1 tahfidz yang ikut serta, menyatakan kegembiraannya,

“Senang sekali, Ustaz, bisa mengikuti kegiatan ini meski kangen sama mama di rumah,” ujarnya sambil tersenyum.

Kegiatan dirancang menarik, mulai dari sesi halaqoh tahfidz, sholat berjamaah, makan bersama, murojaah, motivasi, kuis berhadiah, hingga permainan kekompakan yang membangkitkan semangat para siswa.

Selama tahfidz camp, para siswa juga menjalankan sholat qiyamul lail yang dilanjutkan dengan tausiyah dan murojaah hingga waktu subuh tiba. Mereka terbiasa bangun tepat waktu dengan disiplin.

Kegiatan ditutup dengan fun games yang dikemas secara seru dan edukatif, seperti mengurutkan nama-nama nabi, mengurutkan nama surat, serta mengurutkan surat Abasa dan An Naba. Pada malam hari, diadakan juga malam keakraban, di mana para siswa memberikan kesan dan pesan kepada musyrif/musyrifah yang membantu kelancaran kegiatan tahfidz dan sebaliknya.

Sebelum meninggalkan pondok pesantren, Ustadz Edi, perwakilan dari pihak pondok, menyampaikan terima kasih kepada para siswa Sekolah Mulia.

“Terima kasih anak-anak Sekolah Mulia atas tiga hari kegiatan di pondok ini. Pondok ini jadi makin ramai, dan para musyrif/musyrifah di sini sangat senang dengan kehadiran kalian,” ujarnya.

Dalam perjalanan pulang menuju Surabaya, para siswa melepas penat dengan mengunjungi Agro Kusuma untuk berenang sebagai hadiah atas keberhasilan mereka mengikuti rangkaian tahfidz camp dengan baik selama tiga hari.

Semoga kegiatan ini selalu menjadi momen bermanfaat yang dinantikan para siswa, memberikan pengalaman berharga, kenangan indah, serta menumbuhkan rasa cinta yang lebih besar terhadap Al Quran, sehingga mereka semakin semangat menghafal dan mempelajarinya.

(Izza)

Leave a Comment