Sambut Ramadhan, Sekolah Mulia Tebar Sembako hingga Bagikan Voucher Pendidikan

MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H/2024 M dengan kegiatan bakti sosial. Mereka membagikan 88 paket berisi sembako dan kue Lebaran kepada siswa-siswi terpilih yang terdiri atas yatim piatu juga dhuafa pada Jumat (8/3/2024).

Kegiatan dengan tema “Bulan Suci untuk Para Anak Negeri, Mari Tingkatkan Taqwa dan Dekatkan Diri pada Sang Ilahi” ini diikuti oleh seluruh siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6.

Harapannya, harapan seluruh siswa dapat meningkatkan ketaqwaan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba.

Seluruh siswa begitu sukacita menyambut Bulan Suci Ramadhan yang penuh dengan keberkahan. Sebelum membagikan paket sembako, terlebih dulu mereka mendengarkan sedikit tausiah mengenai persiapan dalam menyambut Ramadhan.

Khanif Amanullah SHum
MPd saat menyampaikan tausiah memberikan berbagai tips kepada seluruh siswa dalam persiapan ibadah di bulan suci seperti menjaga kesehatan, makan-makanan yang bergizi, juga menjaga shalat dan memperbanyak tadarus.

“Persiapkan dirimu dengan menjaga kesehatan supaya selama berpuasa badan tetap fit dan bisa puasa satu bulan penuh. Perbanyak tadarus agar terbiasa,” ucapnya.

Tak hanya membagikan paket sembako, voucher pendidikan untuk pembayaran SPP juga dibagikan kepada siswa terpilih. Semuanya diperoleh dari sisa saldo kegiatan baitul arqam tahun lalu.

Umi Sarofah SPd MPd, kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya, memberikan motivasi serta harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian kepada sesama.

“Anak hebat, semoga apa yang kita lakukan hari ini membuat kita lebih bersyukur karena bisa berbagi dengan sesama, juga membawa manfaat besar bagi yang membutuhkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan seluruh siswa dapat meningkatkan ketaqwaan kepada sang Ilahi.

“Semoga kagiatan ini dapat menginspirasi anak anak meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri kepada sang Ilahi dengan semangat puasa,” tambah Umi.

(us Sulfi/ us Fitri)

Alhamdulillah, 98 Siswa Sekolah Mulia MI Muhammadiyah 5 Ikuti Wisuda Tahfidz dan Alquran

MI Muhammadiyah 5 Surabaya, Sekolah Mulia menggelar wisuda tahfidz dan Al Quran setelah rentetan Panjang proses yang dilalui anak-anak hingga mereka diwisuda. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad (25/2) di Mas Mansyur Hall, Smamda Tower.

Sebelumnya para wisudawan telah melalui beberapa proses sebelum akhirnya mereka diwisuda seperti dua kali mengikuti ujian munaqasyah bersama penguji dari pesantren Al Quran Nurul Falah, tasmi’ untuk peserta wisuda tahfidz yang dilakukan disekolah dan disiarkan melalui youtube hingga muncul lah 98 nama dari 120 siswa yang dinyatakan lulus mengikuti ujian munaqasyah.

Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya, Umi Sarofah S.Pd M.Pd mengaku senang dan bangga atas prestasi yang ditorehkan siswa Sekolah Mulia,

“MasyaAllah, tentu ini prestasi yang luar biasa. Jika dibandingkan tahun lalu peserta yang diwisuda terhitung lebih banyak jumlahnya. Artinya, ngajinya anak-anak semakin baik, begitupun hafalannya,” ucapnya.

Meski hari itu diwisuda tak begitu saja membuat mereka lega karena mereka tetap mendapatkan tantangan dengaan ujian terbuka, yakni dengan menjawab pertanyaan yang diberikan audiens secara acak.

Fatkhul Mubin M.Pd.I selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Surabaya turut hadir dan memberikan pertanyaan sambung ayat kepada salah satu wisudawan Juz 29, Nailah Fenti dari kelas 6. Secara lugas pertanyaan tersebut dijawab dengan cepat dan tepat.

Fatkhul Mubin mendukung penuh setiap program yang digagas MI Muhammadiyah 5 Surabaya,

“MI Muhammadiyah 5 adalah paket lengkap Pendidikan terbaik untuk Ananda memahami Al Quran, bersyukurlah panjenengan semua memiliki anak-anak yang menghafalkan Al Quran. Disinilah tempat yang tepat,” sahutnya

Pada acara tersebut, turut hadir juga Dicky Shadqomullah S.Hi M.Hes, ketua majelis dikdasmen PDM kota Surabaya yang memberikan pesan kepada seluruh orang tua wisudawan untuk tak ragu dalam memilih sekolah Muhammadiyah sebagai sekolah pilihana terbaik,

“Sekolah-sekolah Muhammadiyah siap memberikan Pendidikan terbaik untuk putra-putri kita. Jangan ragu lagi, Insyaallah bersama sekolah Muhammadiyah kita cetak bersama generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah,” paparnya.

Pemberian penghargaan untuk wisudawan berprestasi dari berbagai kategori juga diberikan saat kegiatan berlangsung. Sekolah Mulia akan terus berbenah untuk mengembangkan potensi setiap siswa dari segala bidang, begitupun dalam mempelajari Al Quran. Mulai dari membaca, menghafalkan juga mengamalkannya. Seperti yang disampaikan Ustadz Abdul Rohmat KA, pengurus Yayasan Nurul Falah,“Sebaik-baiknya umat adalah yang mau mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya. Jadilah generasi Alquran yang unggul,” ucapnya (anarose)

Munaqasyah, MIM 5 Surabaya Gandeng Pesantren Nurul Falah

MI Muhammadiyah 5 Surabaya bekerja sama dengan Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah Surabaya menggelar ujian munaqasyah akbar yang diadakan serempak Kamis (25/5). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa dari kelas satu sampai kelas lima.

Munaqasyah sendiri menjadi salah satu tahap ujian yang harus dilalui anak-anak setelah mereka mempelajari baca tilawati dan Al-Qur;an bersama ustadzah masing-masing. Adapun pengujinya didatangkan dari Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah.

Roviqotul Azizah, koordinator BTQ, menyampaikan bahwa munaqasyah juga menjadi evaluasi belajar anak didik.

“Melalui munaqasyah kita bisa mengevaluasi hasil belajar siswa dalam membaca tilawati dan Al-Qur’an,” ujarnya.

Kelulusan munaqasyah memiliki beberapa kriteria. Mulai kelancaran dalam membaca dan juga benar tidaknya tajwid fashohah saat membaca tilawati maupun Al-Qur’an. Nantinya, siswa yang dinyatakan lulus akan naik jilid dan yang tidak lulus akan tetap berada di jilid yang sama.

Rofiqotul berharap semua siswa dapat melakukan yang terbaik dan lulus ke jilid atau level selanjutnya.

“Kami semua berharap anak-anak mampu melalui tes hari ini dan insya Allah anak-anak bisa lulus semuanya. Amin,” tambahnya. (Ana Rose/AS)

Peringati Isra Mi’raj Sekolah Mulia Gelar Manasik Haji

Momen Isra Mi’raj diperingati MI Muhammadiyah 5 Surabaya, Sekolah Mulia dengan melaksanakan manasik haji. Kegiatan ini merupakan sesuatu yang baru dalam peringatan momen isra’ mi’raj dengan jumlah 302 peserta dari kelas 4,5 dan 6 yang berlangsung pada Senin (12/2) di Asrama Haji Surabaya.

Sejak pagi, halaman asrama haji dipenuhi oleh anak-anak yang berbusana serba putih lengkap dengan kain ihram. Mereka begitu antusias untuk mengikuti kegiatan ini,
“Labbaik Allahumma Labbaik”, seru para peserta manasik

Kegitan ini dibuka oleh Umi Sarofah S.Pd M.Pd, kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya yang sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh peserta,

“Belajar hari ini harus sungguh-sungguh, karena ini merupakn rukun Islam yg ke 5, pelajaran hidup yang sangat berarti dan semoga menjadi ilmu yg bermanfaat fiddunya wal akhirat,” ujarnya.

Serangkaian kegitan praktik manasik haji dimulai dari membaca niat haji, membaca bacaan talbiyah, wukuf, melempar jumroh dengan 7 batu, thawaf, sa’i dari bukit shofa hingga marwa, dan tahalul.

Meski terik matahari menyengat saat thawaf didepan ka’bah, mereka begitu bersemangat untuk menyelesaikan thawaf hingga putaran terakhir sambil berseru membaca talbiyah secara bersamaan.

Nur Hanifah Azzakiyah S.Pd selaku ketua pelaksana mengungkap harapannya dalam kegiatan ini.
“Semoga pembelajaran hari ini membawa manfaat bagi para peserta manasik haji, begitupun bagi ustadz-ustadzah pendamping. Semoga Allah mampukan kita semua untuk berkunjung ke tanah suci. Amin ya rabbal ‘alamin,” ungkapnya. (Ana Rose)

MI Muhammadiyah 5 Serukan Perdamaian Melalui Pentas Wonderful of Mulia

MI Muhammadiyah 5 menggelar pentas seni (pensi) bertemakan perdamaian yang disebut dengan Wonderful of Mulia. Dalam acara tersebut menampilkan ratusan bakat siswa didik dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan ragam tampilan. Ribuan orang memadati gedung convention hall Surabaya, Rabu (7/2).

Pensi kali ini dikemas dalam karya kolosal seruan perdamaian dengan alur cerita didalamnya. Dimana sejauh ini, saudara-saudara muslim kita di Palestina masih belum merasakan aman dan nyaman karena peperangan serangan Israel. Hal itulah yang menjadi latar belakang tema pensi kali ini.

“Jika sebelumnya pensi Sekolah Mulia hanya menampilkan bakat dari setiap ekstra kulikuler yang ada, maka kami berusaha kali ini kita kemas pensi menjadi sebuah seni kolosal dengan alur cerita berisi pesan-pesan perdamaian yang mudah dipahami oleh penonton yang menyaksikan,” papar Surya, ketua pentas seni.

Sebelum masuk kedalam cerita, diawal para penonton disuguhkan berbagai pertunjukan dari beberapa ekstrakulikuler seperti drumband yang membawakan lagu athuna thufuli , juga dai cilik yang berkisah tentang perdamaian dan kasih sayang, serta dua tarian dari Jawa Timur yakni Glipang Rodat dan Pithik Walik.

Masuk kedalam cerita diawali dengan pendekar tapak suci yang berperang menjadi penyerang, kemudian aktor teater berperan sebagai warga yang tertindas dilanjut team english club membawakan lagu heal the world yang kemudian ditutup dengan nasyid Sekolah Mulia yang menyanyikan lagi Rahmatun Lil’Alameen.

Umi Sarofah S.Pd M.Pd kepala MI Muhammadiyah 5 mengaku senang acara ini dapat berjalan sesuai harapan, juga dengan kehadiran wali murid yang begitu antusias untuk menonton persembahan dari seluruh siswa,“Alhamdulillah kerja keras kita semua tidak sia-sia. Hari ini anak-anak bisa mempersembahkan sebuah karya dari bakat mereka untuk ditunjukkan kepada orang tuanya. Kami haturkan terimakasih pada wali murid yang antusiasnya begitu luar biasa untuk hadir meski acara ini digelar pada hari efektif, tapi alhamdulillah bangku penonton terisi penuh,” ucapnya. (Ana Rose)

Munaqasyah Sekolah Mulia, Ada Siswa Hafal 4 Juz

Siswa-siswi MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) mengikuti munaqasyah Al-Quran sebagai salah satu syarat siswa yang hendak diwisuda Al-Quran pada Februari mendatang. Hal ini juga menjadi agenda lanjutan setelah pelaksanaan tasmi’ dalam pekan ini bagi siswa yang akan diwisuda tahfidz.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (26/1/2024) dengan mendatangkan lima penguji dari pesantren Al-Quran Nurul Falah.

Kelulusan munaqasyah Al-Quran memiliki beberapa kriteria seperti kelancaran dalam membaca, benar tidaknya tajwid, juga fashohah saat membaca Al Quran. Sedangkan untuk munaqasyah tahfidz ialah pengukuran yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal ayat-ayat Al-Quran.

Wisuda tahfidz dan Al-Quran yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Ditargetkan, jumlah wisudawan yang lulus lebih banyak daripada tahun sebelumnya yang berasal dari peserta wisuda tahfidz maupun wisuda Al-Quran.

Sebanyak 120 siswa menjadi pejuang Al-Quran mengikuti ujian munaqasyah yang terdiri dari 37 siswa munaqasyah tahfidz dan sisanya adalah siswa munaqasyah Al-Quran yang berasal dari kelas 4, 5, dan 6. Jumlah ini tentu lebih banyak jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Juga dua peserta munaqasyah tahfidz dari kelas enam dengan hafalan terbanyak, yakni Nailah Fenti dengan 2 juz yakni juz 29 dan juz 30. Sedangkan Griselda Aura Sakhi menyelesaikan 4 juz, yakni juz 1, juz 2, juz 29 dan juz 30.

Mereka tampak begitu semangat mengikuti kegiatan ini meski tak sedikit dari mereka merasa grogi ketika berhadapan dengan penguji.

Rofiqotul Azizah SPd, kordinator BTQ MI Muhammadiyah 5, berharap seluruh siswa yang mengikuti munaqasyah mendapatkan hasil yang terbaik.

“Alhamdulillah jumlah siswa yang kami targetkan mengikuti wisuda lebih banyak dari sebelumnya. Semoga hasil munaqasyah hari ini memuaskan sesuai harapan kita semua dan anak-anak dinyatakan lulus hingga dapat mengikuti wisuda pada Februari,” paparnya.

Umi Sarofah SPd MPd, Kepala Madrasah MI Muhammadiyah 5 Surabaya, menyampaikan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Semoga kita semua istiqamah dalam mempelajari Al-Quran sehingga lahir generasi Qurani yang tangguh, berakhlak mulia yang mampu menjadi teladan bagi teman-teman yang lain untuk menjadi pejuang Al-Quran,” ujarnya.

(Ana Rose)

Sekolah Mulia Buktikan Diri sebagai Madrasah Pencetak Hafidz

Agenda pada semester genap, salah satunya wisuda tahfidz dan Al-Quran, akan digelar MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) dalam waktu dekat.

Sebagai bukti kesiapan, tim BTQ dan Ismuba menggelar tasmi’ akbar yang diikuti oleh siswa kelas 2, 5, dan 6 dengan juz yang berbeda dalam pekan ini sejak Senin (22/1) hingga Jumat. Kegiatan ini merupakan satu dari serangkaian agenda wisuda tahfidz dan Al-Quran di Sekolah Mulia.

Di hari pertama, siswa kelas 2 Salman Alfarisi, yakni kelas dengan program tahfidz, mendapat giliran terlebih dahulu dengan target hafalan juz 30. Sebelumnya mereka telah beberapa kali mengikuti kegiatan tasmi’ dengan target terakhir surah An Naba’ hingga surah Al Insyirah.

“Alhamdulillah hari ini anak-anak bisa menuntaskan target hafalan juz 30. Lelah dan letih selama mereka belajar menghafal berbuah manis hari ini” ujar Yanti, wali kelas 2 Salman Alfarisi.

Selanjutnya, hari kedua hingga hari keempat tasmi’ juz 30 ini diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6 dengan jumlah 26 siswa. Mereka semua harus melalui tahapan ini sebagai uji kelayakan wisuda tahfidz dan Al-Quran pada Februari mendatang.

Sementara itu, dua siswa yang dijadwalkan di hari terakhir, yakni Nailah Fenti kelas 6 mengikuti tasmi’ dengan target hafalan juz 29 dan Griselda Aura Sakhi kelas 6 dengan target hafalan 3 juz, yakni juz 29, 1, dan 2.

Sebelumnya mereka telah dibina dan dilatih dengan mengikuti berbagai kompetisi untuk mengasa hafalan yang telah dimiliki. Tentu ini menjadi salah satu bukti kesuksesan sekolah dalam mencetaak generasi hafidz Quran yang berprestasi.

Kegiatan ini juga dihadiri orang tua dari masing-masing peserta. Kehadiran mereka menjadi penyemangat sekaligus menjadi penguji ketika buah hatinya melantunkan hafalan ayat suci. Mereka tak segan mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan hari ini.

“Alhamdulillah saya merasa senang dan bangga atas prestasi ananda yang pada hari ini mampu menyelesaikan tasmi’ juz 30. Meski kelas 2 Salman adalah generasi pertama untuk program tahfidz, alhamdulillah hasilnya luar biasa. Sekolah Mulia mampu menyeimbangkan pendidikan dunia dan akhirat kepada anak kami,” ucap Arif Pranasta, ayah Fahmi siswa kelas 2 Salman Alfarisi.

Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Umi Sarofah mengungkapan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Sekolah Mulia layak untuk menjadi madrasah pilihan dalam mencetak generasi Hafidz Quran yang unggul, baik dalam ilmu maupun akhlaknya.

“Saya bangga dengan prestasi anak-anak. Tidak hanya dalam bidang akademik, insya Allah kami mampu mencetak generasi penghafal Al-Quran melalui berbagai program unggulan yang tersedia, salah satunya kelas tahfidz,” ungkapnya.

(Ana Rose)

Program Koperasi Mulia Bakal Sejahterakan Guru dan Karyawan

Serangkaian agenda rapat kerja (raker) MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) untuk persiapan tahun ajaran 2024/2025 memasuki hari ketiga. Agenda ini ditutup dengan sidang pleno dari dua komisi, yakni sarana-prasarana dan koperasi.

Kegiatan berlangsung pada Kamis (18/1/2024) di aula sekolah setelah kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kepala urusan (kaur) sarana-prasarana memaparkan berbagai program kerja untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Khususnya mengenai perbaikan kualitas fasilitas di Sekolah Mulia yang meliputi pengadaan berbagai barang serta perbaikan wajah gedung MI Muhammadiyah 5 yang dicanangkan dalam waktu dekat.

Sementara itu, kaur bidang koperasi dan kewirausahaan mempresentasikan hasil LPj (laporan pertanggungjawaban) yang telah berlalu dan memaparkan beberapa program baru yang bakal menunjang kesejahteraan seluruh warga sekolah. Khususnya seluruh guru dan karyawan MI Muhammadiyah 5 Surabaya.

Namanya Koperasi Mulia. Koperasi sekolah yang menjual berbagai produk kebutuhan seluruh warga sekolah, mulai aneka makanan dan minuman, atribut sekolah, alat tulis, bahan pokok hingga aneka produk Halal HNI tersaji di sana.

Beberapa program kerja komisi koperasi yang telah berjalan sebelumnya dilanjutkan kembali di program kerja tahun ajaran 2024/2025. Seperti voucher belanja guru dan karyawan senilai Rp 50.000 yang wajib dibelanjakan di koperasi sekolah tiap bulan.

Juga ada pinjaman dana tanpa bunga hingga pemberangkatan umrah untuk guru dan karyawan sesuai dengan urutan masa kerja.

Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Umi Sarofah menjelaskan, program umrah ini sebagai salah satu wujud penghargaan atas jasa pengabdian yang tulus dari guru atau tenaga pendidik di MI Muhammadiyah 5.

“Insya Allah sekolah berkomitmen untuk memberikan penghargaan kepada guru dan karyawan dengan memberangkatkan umrah satu guru untuk satu tahun ajaran baru. Maka dari itu, usaha milik sekolah, yakni Koperasi Mulia, perlu kita dukung bersama kemajuannya,” ujarnya.

“Dimulai dari diri kita sendiri yang secara aktif menjadi konsumen dengan membeli produk di Koperasi Mulia secara rutin melalui voucher belanja 50.000,” imbuh Umi.

Adapun program baru yang disampaikan dalam Koperasi Mulia ialah me-launching Halal Mart yang menjual produk-produk halal milik HNI dengan berbagai manfaat di dalamnya. Juga mengenai pembagian SHU (sisa hasil usaha) yang dicanangkan dengan modal awal 250.000 dari setiap guru dan karyawan yang nantinya akan menambah income dari setiap anggota yang tergabung.

Maisyarah, kaur bidang koperasi, menyampaikan bahwa dari semua program yang diagendakan diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi warga sekolah yang menjadi tujuan utama dalam proker kali ini.

“Harapan, dari semua program yang direncanakan koperasi adalah menyejahterakan keluarga besar MI Muhammadiyah 5,” ucapnya.

(Ana Rose)

Rapat Kerja, Sekolah Mulia Siap Sukseskan Tahun Ajaran Baru

MI Muhammadiyah 5 Surabaya melaksanakan raker (rapat kerja) yang menjadi agenda tahunan sekolah sebagai penentu program sekolah selama satu tahun. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Sabtu (12/1) di aula lantai 1 gedung Sekolah Mulia, sebutan sekolah tersebut.

Raker kali ini merupakan kegiatan yang diagendakan untuk setiap komisi sesuai bidangnya dalam merumuskan program kerja selama satu tahun, yakni pada tahun ajaran baru 2024/2025.

Dalam sambutannya, Kepala MI Muhammadiyah 5 Umi Sarofah SPd MPd menyampaikan pesan penguatan visi dan misi tenaga pendidik di Sekolah Mulia.

“Kerja sama kita semua dibutuhkan dalam suksesnya sekolah. Menyatukan hati agar seluruh program dapat berjalan dengan baik seperti tagline Sekolah Mulia, yakni satukan hati gapai prestasi,” ujarnya.

Tujuh komisi terbagi seperti manajemen, kurikulum, kesiswaan, ismuba, humas, sarana dan prasarana, juga koperasi mewarnai raker di Sekolah Mulia. Setiap komisi harus melaporkan hasil program kerja selama satu tahun yang berlalu, apakah terlaksana atau tidak. Juga dengan rencana program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.

Di hari pertama raker, kaur (kepala urusan) bidang manajemen memaparkan tata tertib kepegawaian seluruh tenaga pendidik. Lalu dilanjutkan kaur kurikulum yang meninjau bagaimana pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang telah berjalan di Sekolah Mulia.

Berikutnya kaur kesiswaan yang menyebut berbagai ekstrakurikuler baru untuk mewadahi minat bakat anak didik.

Raker ini sekaligus menjadi penentu bahwa sekolah benar-benar siap menyambut tahun ajaran baru dengan berbagai program unggulan untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas Sekolah Mulia ke depannya.

“Harapannya, kita benar-benar bertukar pikiran agar tercipta inovasi untuk mewujudkan Sekolah Mulia lebih unggul lagi dari sebelumnya,” tambah Umi.

Tentu dari setiap komisi yang menuangkan ide dan gagasannya bertujuan untuk menyejahterahkan seluruh warga sekolah.

(Ana Rose)

Sukseskan PPDB Abnormal, Sekolah Mulia Pasang Videotron

Upaya pemenuhan pagu peserta didik baru di sebuah sekolah tentu harus memiliki strategi jitu. Begitu pula di MI Muhammadiyah 5 Surabaya.

Tim panitia PPDB Sekolah Mulia pun berinovasi untuk melakukan berbagai terobosan. Salah satunya melalui media videotron yang tayang perdana sejak Rabu (20/12) hingga tujuh hari mendatang.

Tampak dari depan Hotel Sahid Surabaya, profil sekolah terpampang cukup jelas di jantung kota. Media yang menjadi salah satu cara jitu Sekolah Mulia untuk dikenal masyarakat luas, khususnya warga Surabaya kini telah terlaksana.

“Alhamdulillah, program yang kita impikan akhirnya terlaksana. Masyarakat Surabaya harus tahu kalau Madrasah Muhammadiyah tidak kalah keren dengan deretan sekolah Islam lainnya,” kata Umi Sarofah, Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya.

Meski untuk PPDB Tahun Ajaran 2024/2025 Sekolah Mulia sudah terisi 4 kelas, itu tak membuatnya merasa cukup.

“Sekolah Mulia harus selalu siap bersaing dengan berbagai sekolah Islam lainnya untuk tetap menjadi pilihan sebagai madrasah terbaik,” tegas Umi.

Menurut dia, menggandeng perusahaan penyedia media informasi digital dirasa efektif untuk meningkatkan eksistensi MI Muhammadiyah 5 Surabaya.

Umi berharap melalui media videotron ini PPDB Abnormal dapat terwujud sehingga jumlah peserta didik baru terus  bertambah hingga melebihi pagu yang tersedia.

“Alhamdulillah dari setiap program kelas yang kami sediakan masing-masing telah terisi. Insya Allah dengan adanya videotron ini PPDB abnormal dapat terwujud,” tambahnya. (ana rose)