Sinergi Orang Tua dan Guru, Kunci Pembentukan Karakter Anak di Era Digital

MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) menggelar seminar parenting dengan menghadirkan narasumber Heru Kusumahadi. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) di Surabaya Suite Hotel dengan mengusung tema “Peran Strategis Orang Tua dan Guru dalam Membentuk Karakter Mulia dan Cerdas di Era Digital.”

Seminar parenting ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen madrasah dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Di awal acara, Suwandi selaku perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gubeng dalam sambutannya menekankan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Putra-putri bapak ibu yang mulia merupakan investasi yang nantinya sesuai janji Allah di surat Ar-Ra’d akan menggandeng orang tuanya untuk menyambut di surga. Belajar untuk mendidik anak dalam kebaikan, karena amal dan pendidikan yang diberikan kepada anak dapat menjadi jalan keberkahan bagi keluarga,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Heru Kusumahadi menegaskan bahwa era digital membawa banyak manfaat bagi pendidikan, namun juga menghadirkan tantangan yang perlu disikapi dengan bijak.

Menurutnya, peran orang tua dan guru sangat penting dalam membimbing anak agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan akhlak mulia.

“Anak-anak membutuhkan pendampingan, keteladanan, serta komunikasi yang baik dari lingkungan keluarga maupun sekolah agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Salah satu pesan yang menarik perhatian peserta adalah terkait peran orang tua dalam membentuk karakter anak melalui komunikasi dan keteladanan.

“Ibu, meskipun perkataan dan nasihat panjenengan tidak selalu didengar saat ini, jangan lelah. Hal itu membawa pengaruh besar ke depannya. Jangan pernah bosan untuk selalu mengingatkan mereka,” tuturnya.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya peran ayah dan ibu dalam membangun karakter anak melalui tutur kata, keteladanan, serta kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui seminar parenting ini, MI Muhammadiyah 5 Surabaya berharap para orang tua semakin memahami pentingnya kolaborasi dalam mendidik anak di era digital, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi serta mulia dalam akhlak.

(Ana Rose)

Dari Pabrik Jelly hingga Kebun Kurma, Serunya Outdoor Learning Siswa MI Muhammadiyah 5 Surabaya

Suasana belajar berbeda dirasakan siswa kelas 2 MI Muhammadiyah 5 Surabaya atau yang dikenal Sekolah Mulia melalui kegiatan outdoor learning yang penuh pengalaman dan keceriaan. Kali ini, para siswa diajak mengunjungi pabrik jelly serta Kebun Kurma Pasuruan sebagai bagian dari pembelajaran langsung di luar kelas, Selasa (28/4/2026).Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang proses produksi makanan sekaligus mengenal berbagai jenis tanaman, khususnya pohon kurma. Dengan didampingi trainer dan guru, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Di Pabrik Inaco, siswa diperkenalkan pada proses pembuatan produk olahan nata de coco. Mereka melihat langsung bagaimana bahan baku diolah hingga menjadi produk siap konsumsi. Kegiatan ini menambah pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dalam proses produksi makanan.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Kebun Kurma Pasuruan. Di lokasi ini, siswa belajar mengenal berbagai jenis pohon kurma, cara perawatan, hingga proses panennya.

Tak hanya belajar, siswa juga diajak mengikuti berbagai games seru bersama trainer yang dirancang untuk melatih kekompakan dan kerja sama tim. Gelak tawa dan semangat kebersamaan tampak saat mereka saling berkolaborasi menyelesaikan tantangan.

Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Nundun Neti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman.

“Melalui outdoor learning seperti ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang lebih bermakna,” ujarnya.

Para siswa pun pulang dengan penuh keceriaan, membawa pengalaman baru yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menambah wawasan tentang dunia di sekitar mereka.

(Ana Rose)

118 Siswa Sekolah Mulia Ikuti Wisuda Al-Qur’an dan Tahfidz, Kasi Pendma Sampaikan Pesan Khusus

Sebanyak 118 siswa MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) mengikuti Wisuda VIII Al-Qur’an dan Tahfidz juz 30, 1, dan 2 yang diselenggarakan dengan khidmat di Gedung Poltekkes Surabaya. Kegiatan ini menjadi momen istimewa sebagai bentuk apresiasi atas capaian para siswa dalam membaca, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an.Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 2 hingga 6 tersebut berlangsung pada Sabtu (25/4) dengan dihadiri kedua orang tua. Suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh rangkaian acara.

Para wisudawan tampil percaya diri menunjukkan kemampuan hafalan mereka. Hal itu terlihat saat momen ujian terbuka, di mana siswa terpilih mampu menjawab pertanyaan yang diajukan secara lugas dan tepat.

Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan program pembinaan Al-Qur’an dan tahfidz yang konsisten dijalankan oleh MI Muhammadiyah 5 Surabaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kemenag Surabaya Agus Yulianto MPd yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan wisuda ini.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa MI Muhammadiyah 5 Surabaya layak menjadi sekolah yang direkomendasikan karena komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang unggul.

“Atas nama Pendma, kami mengucapkan selamat. Mudah-mudahan prestasi ini terus diperjuangkan dan dijaga dengan istiqamah,” ungkapnya.

Agus juga berpesan kepada para orang tua untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan serta menjaga amanah dalam mendidik generasi bangsa.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan membimbing anak-anak kita, karena merekalah generasi penerus bangsa yang harus kita siapkan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.