Sekolah Mulia Bertabur Prestasi, Catat Juara Tahfidz hingga Olahraga dalam Sepekan

Prestasi demi prestasi kembali ditorehkan oleh siswa-siswi Sekolah Mulia, sebutan untuk MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia). Dalam beberapa pekan terakhir, para peserta didik dari berbagai jenjang berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih penghargaan dalam beragam kompetisi, mulai lomba mewarnai, tahfidz, hingga cabang olahraga sepatu roda.

Kabar gembira itu disampaikan Kepala Sekolah Nundun Neti saat memberikan motivasi kepada siswa-siswi sebelum memasuki kelas pada Senin (22/9). Spontan, seluruh siswa memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian teman-temannya.

Dalam ajang perlombaan di BG Junction Mall, Abimanyu, siswa kelas 2, berhasil meraih juara 3 lomba mewarnai. Pada event yang sama, Ghayda Habil, siswa kelas 3, sukses menyabet juara 1 lomba tahfidz. Tidak hanya itu, Ghayda juga kembali meraih juara 1 dalam lomba tahfidz yang diselenggarakan Safira Organizer tingkat Kota Surabaya.

Di kesempatan lain, Ziyad Bassalamah tampil percaya diri dalam lomba tahfidz yang diselenggarakan Kami Festival 2025 hingga berhasil meraih juara 1.

Sementara itu, di cabang olahraga, Eiliyah Azqiara, siswa kelas 4, berhasil meraih juara 1 tingkat nasional pada lomba sepatu roda antar pelajar Wali Kota Batu Cup 1 Rx Series. Prestasi tersebut diraih berkat ketekunan Eiliyah yang rutin berlatih dan terus mengasah kemampuannya dalam olahraga favoritnya.

Secara keseluruhan, empat siswa Sekolah Mulia berhasil membawa pulang lima gelar juara dalam sepekan ini.

“Capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa Sekolah Mulia tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga gemilang di bidang non-akademik,” ujar Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Nundun Neti.

Dia mengungkapkan bahwa setiap anak memiliki keunikan dan keistimewaan masing-masing.

“Tugas kami sebagai pendidik adalah memberi ruang, bimbingan, kesempatan, serta motivasi agar mereka bisa berkembang dan berprestasi,” terangnya.

Ia berharap deretan prestasi ini dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berkarya dan meraih prestasi terbaik di bidang yang mereka tekuni.

(Ana Rose)

Nonton Film Islami dan Berkarya, Langkah Edukatif Sekolah Mulia Rayakan Maulid Nabi

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, siswa-siswi Sekolah Mulia atau MI Muhammadiyah 5 Surabaya menggelar kegiatan yang berbeda dari biasanya. Kali ini, mereka mengadakan nonton bersama (nobar) film animasi islami tentang kisah perjalanan Rasulullah pada Senin (15/9) di aula sekolah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1–3. Mereka tampak antusias menikmati film yang diputar, bahkan sesekali bertanya dengan penuh rasa penasaran. Film tersebut mengisahkan perjalanan hidup Rasulullah sejak kecil hingga diutus Allah sebagai rasul pada usia 40 tahun, yang kemudian mengawali risalah dakwah Islam dan membawa rahmat bagi seluruh alam semesta. Para siswa pun tak lupa mencatat hal-hal penting dari kisah yang disajikan.

Usai menonton film, seluruh siswa diajak membuat prakarya berupa lampion warna-warni. Aktivitas ini menggabungkan nuansa religius dengan pendekatan kreatif sehingga pembelajaran terasa lebih menyenangkan.

Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Nundun Neti berharap kegiatan ini mampu menanamkan kecintaan siswa kepada Rasulullah.

“Jadilah anak yang baik, tiru Rasulullah dalam bersikap sehari-hari, baik dalam pergaulan maupun dalam bersosial dengan sesama umat. Tiru pula kecerdasan Rasulullah,” pesannya.

Menurutnya, menonton film dapat menjadi media yang mudah dipahami siswa. Pesan penting lebih mudah tersampaikan dan dimaknai.

“Melalui kegiatan ini, semangat Maulid Nabi diharapkan tidak hanya berhenti pada perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

(Ana Rose)

Sekolah Mulia Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Kegiatan Manasik Haji

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, MI Muhammadiyah 5 Surabaya menggelar kegiatan Manasik Haji bagi seluruh siswa kelas 4, 5 hingga kelas 6. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (15/9) di Asrama Haji Surabaya.

Acara dibuka dengan sambutan dari Umi Sarofah, selaku guru pendamping kegiatan manasik haji. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada para siswa.

“Peringatan Maulid Nabi adalah momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah. Melalui kegiatan manasik haji ini, kami berharap siswa dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan cara yang menyenangkan dan edukatif,” ujarnya

Para siswa peserta manasik beserta guru mengenakan pakaian ihram (khusus untuk siswa laki-laki) dan busana muslimah (untuk siswa perempuan) bernuansa putih.

Mereka dibimbing oleh muthowwif Asrama Haji, untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji seperti thawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, sa’i antara bukit Shafa dan Marwah, wukuf di Arafah, melempar jumrah, hingga tahallul.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar anak-anak menjadi generasi penerus yang beriman, berakhlak mulia, dan cinta Rasulullah SAW.

Sebelum meninggalkan Asrama Haji Surabaya, terlebih dahulu seluruh siswa dan guru sholat dzuhur berjamaah.

 

Mahasiswa Belanda Belajar Budaya Indonesia di Sekolah Mulia

Suasana berbeda tampak di Sekolah Mulia, sebutan untuk MI Muhammadiyah 5 Surabaya, pada Jumat (12/9/2025). Rombongan mahasiswa asal Belanda yang mengikuti program pertukaran di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berkunjung untuk belajar dan mengenal lebih dekat budaya Indonesia.

Kunjungan ini bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada mahasiswa asing. Sebanyak tujuh mahasiswa asal Belanda disambut hangat oleh guru dan siswa dengan penyematan pin Sekolah Mulia secara simbolis, dilanjutkan dengan penampilan tari remo.

Setibanya di aula, Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Nundun Neti menyampaikan sambutan hangat dengan mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa. “Ladies and gentlemen, welcome to our school, MI Muhammadiyah 5 Surabaya,” ujarnya.

Sementara itu, Desy selaku koordinator mahasiswa internasional ITS menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan pihak sekolah. “Terima kasih telah menyambut kami dengan baik. Semua berjalan lancar, kami bersenang-senang bersama para guru dan siswa,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas interaktif, seperti menari remo, bermain dakon, memainkan alat musik patrol, mencicipi makanan khas daerah, serta berdialog langsung dengan siswa.

Meski sempat kesulitan saat menjajal tarian maupun alat musik tradisional, mereka merasa sangat senang. Charlize, salah satu mahasiswa, mengaku kerepotan saat memainkan alat musik gambang. “Rasanya sulit sekali, karena harus mengikuti tangga nada sementara saya belum hafal letaknya. Sulit di awal, tapi menyenangkan,” ujarnya.

Selain meninggalkan kesan mendalam, kegiatan ini juga membuat siswa Sekolah Mulia lebih percaya diri dalam melatih kemampuan berbahasa Inggris melalui interaksi langsung bersama mahasiswa asal Belanda.

(Ana Rose)

Family Fun Day Sekolah Mulia Hadirkan Kehangatan dan Kebersamaan

Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan Family Fun Day yang diselenggarakan Sekolah Mulia, MI Muhammadiyah 5 Surabaya, pada Jumat–Sabtu (5–6/9) di Alas Suko Trawas.

Selama dua hari, wali siswa bersama guru dan karyawan mengikuti beragam kegiatan di alam terbuka. Setelah sukses digelar tahun lalu, Family Fun Day kembali dinanti-nantikan kehadirannya oleh para orang tua.

Dengan mengusung tema Meneladani Akhlak Rasul dalam Keluarga Perkuat Karakter Generasi Bangsa, kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda seru. Mulai dari permainan keluarga yang mengasah ketangkasan, melatih kekompakan antaranggota keluarga, hingga mempererat kebersamaan antarwarga sekolah.

Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya, Nundun Neti, dalam sambutannya menyampaikan, “Melalui kegiatan ini, sekolah berharap terjalin komunikasi yang baik hingga tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman.”

Ia juga menambahkan harapannya agar kegiatan ini membawa dampak positif bagi semua peserta. “Semakin solid, semakin sayang, semakin kuat, semakin dekat. Semoga kegiatan ini berkah untuk semuanya,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian acara. Anak-anak tampak gembira bermain bersama orang tua, menyusun strategi, bekerja sama, tertawa, dan saling mendukung satu sama lain.

Salah satu wali siswa, Imam Sapari, mengapresiasi penuh kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, kegiatan semacam ini luar biasa. Sekolah Mulia sudah membuktikan kepada kita semua bahwa pondasi dalam mendidik anak adalah akhlak yang mulia. Di sini kita disatukan tujuannya, di sini kita sama-sama belajar,” tuturnya.

Acara ditutup dengan pengumuman kelompok terkompak, terdisiplin, dan terbersih, serta apresiasi untuk jenjang kelas dengan jumlah peserta terbanyak. Dua hari kebersamaan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus kenangan indah bagi seluruh peserta.

(Ana Rose)

IPM Kids Sekolah Mulia Dilantik, Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan sejak Dini

MI Muhammadiyah 5 Surabaya atau Sekolah Mulia resmi melantik kepengurusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kids periode 2025–2026 pada Jumat (29/8/2025) di gedung sekolah.

Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri kepala sekolah, guru, serta perwakilan siswa pengurus kelas 5 dan 6. Turut hadir Sulaiman, Ketua PCM Gubeng, yang menyaksikan secara langsung proses pelantikan.

Sulaiman memberikan dukungan penuh atas terbentuknya IPM Kids di Sekolah Mulia. Menurutnya, hal ini luar biasa dan patut diapresiasi.

“Luar biasa, ustad Sulaiman dulu baru ikut IPM saat di bangku SMA. Kalian masih SD, sudah tergabung di IPM. Jadilah kader yang menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya dalam sambutan.

Pelantikan IPM Kids bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat berorganisasi sejak usia dini. Pengurus yang dilantik terdiri dari siswa-siswi kelas 5 dan 6 yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan sebelumnya.

Nundun Neti, Kepala Sekolah Mulia, berharap siswa terpilih dapat menjadi teladan dan pembeda bagi pelajar Muhammadiyah lainnya.

“Jadilah yang terdepan, tunjukkan perbedaan dan ciri khas pelajar Muhammadiyah. Jadilah teladan di sekolah, di rumah, dengan teman, maupun di tengah masyarakat,” tuturnya.

Pelantikan dilakukan secara simbolis dengan pembacaan ikrar oleh ketua terpilih, wakil, hingga seluruh pengurus IPM Kids, yang mengenakan jas kuning identitas organisasi.

Dengan dilantiknya IPM Kids, diharapkan tercipta suasana sekolah yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan, sekaligus membentuk karakter siswa yang mandiri dan bertanggung jawab sesuai nilai-nilai Muhammadiyah. Pendampingan dari IPM Cabang Gubeng juga memastikan program kerja (proker) adik-adik IPM Kids berjalan lebih mantap ke depannya.

(Ana Rose)