Sambut Ramadhan dengan Kepedulian, Sekolah Mulia Bagikan Puluhan Paket Sembako

Menjelang bulan suci Ramadhan, Sekolah Mulia, sebutan untuk MI Muhammadiyah 5 Surabaya, menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket sembako kepada siswa yang membutuhkan. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan di kalangan siswa serta warga sekolah.

Acara berlangsung pada Selasa (25/2/2025) di aula Sekolah Mulia, dengan menghadirkan wali murid yang menerima langsung bantuan sosial tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan tepat sebelum libur awal puasa, sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa yatim dan dhuafa. Sebanyak 90 paket sembako telah disiapkan untuk dibagikan kepada penerima yang telah ditentukan.

Selain pembagian sembako, acara diawali dengan tausiah singkat tentang persiapan menyambut Ramadhan. Para siswa mendapatkan pesan inspiratif mengenai pentingnya menjalani bulan suci dengan penuh kesyukuran dan amal kebaikan.

Tausiah ini disampaikan oleh Ustaz Khanif, yang mengingatkan siswa agar menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kegembiraan.

“Anak-anak, sambutlah bulan suci ini dengan senang dan gembira. Perbanyak bersyukur karena Allah masih mempertemukan kita dengan Ramadhan. Mari kita isi bulan ini dengan hal-hal positif,” pesannya.

Sebagai tambahan hiburan, Keisya, siswa kelas 5 yang sebelumnya meraih juara dalam ajang nasyid, turut memeriahkan acara dengan suara merdunya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat mempersiapkan hati dan fisik dengan baik untuk menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan, serta semakin memahami makna berbagi dan peduli terhadap sesama.

(Ana Rose)

18 Atlet Sekolah Mulia Panen Juara dari Berbagai Cabang Olahraga

Kabar gembira selalu bermunculan setiap Senin pagi. Sekolah Mulia, sebutan MI Muhammadiyah 5 Surabaya, menjadikan momen Senin pagi berkesan sebagai hari apresiasi untuk siswa berprestasi setiap pekan.

Misalnya, pada Senin (24/2/2025) kemarin, 18 siswa mendapatkan apresiasi tersebut di hadapan seluruh siswa lainnya.

Prestasi datang dari 13 siswa dalam kejuaraan Tapak Suci tingkat nasional Sport and Art Competition dari berbagai kategori, mulai siswa kelas 1 hingga kelas 6. Semua unjuk kebolehan dalam bidangnya masing-masing, mulai dari seni hingga tanding.

Kejuaraan berikutnya datang dari cabang olahraga panahan. Abizar, atlet panahan yang duduk di bangku kelas 6, berhasil meraih dua piala, masing-masing juara 3 kategori SD dalam Bojonegoro Archery tingkat provinsi dan Piala Wali Kota Mojokerto.

Sementara itu, dua pasang kakak beradik, Muhammad Ibrahim dan Aqila Misha, atlet renang yang berbakat, menyumbangkan enam medali dalam lomba tingkat provinsi yang diselenggarakan dalam Kraton Swim Challenge 2025.

ak hanya itu, cabang olahraga Taekwondo juga menorehkan prestasi membanggakan. Muhammad Zahid Azka, siswa kelas 2, berhasil meraih juara 2 dalam M-Kyourugi Grup 021 pada kejuaraan Taekwondo tingkat kota Surabaya.

Prestasi yang ditorehkan menunjukkan kerja keras dan semangat berprestasi. Akhir pekan dan waktu libur dimanfaatkan dengan baik untuk berlomba serta mengasah kemampuan melalui kompetisi.

Kepala Sekolah Mulia Umi Sarofah takjub dan bangga atas sederet prestasi siswa yang luar biasa.

“Alhamdulillah, Senin pagi ini kami semua mendapatkan kejutan atas prestasi siswa yang begitu luar biasa. Pekan ini, prestasi datang dari berbagai cabang olahraga. Mereka bisa menggunakan waktu libur dengan bermanfaat melalui kompetisi. Selamat anak-anakku, semoga selalu menginspirasi!” tuturnya.

Berikut daftar perolehan prestasi yang ditorehkan atlet-atlet Sekolah Mulia.

Turnamen Tapak Suci Tingkat Nasional Sport and Art Competition

  1. Iq Valoephino – Juara 2 kategori Seni Tunggal Tangan Kosong IPSI (Kelas 5)
  2. Nathan Arysatya – Juara 2 kategori Tanding (Kelas 6)
  3. Keisha Namiah Zahra – Juara 2 kategori Tanding (Kelas 6)
  4. Keisha Namiah Adzka – Juara 3 kategori Tanding (Kelas 6)
  5. Aleshazea – Juara 1 kategori Seni Tunggal Tangan Kosong IPSI (Kelas 4)
  6. Nafiza Aprilia – Juara 2 kategori Seni Tunggal Tangan Kosong IPSI (Kelas 4)
  7. Abi Zafran – Juara 2 kategori Tanding (Kelas 3)
  8. Akio Abrisam – Juara 3 kategori Tanding (Kelas 3)
  9. Mas Mahira – Juara 1 kategori Tanding (Kelas 3)
  10. Keiza Ravanda – Juara 2 kategori Tanding (Kelas 3)
  11. Nadine Reysa – Juara 2 kategori Tanding (Kelas 4)
  12. Niyas Mirza – Juara 1 kategori Tanding (Kelas 4)
  13. El Rayhan – Juara 1 kategori Tanding (Kelas 4)
  14. Al Falah Raziq – Juara 2 kategori Tanding (Kelas 1)

Cabang Olahraga Panahan

Hadyn Abidzar

Juara 3 Horsebow Putra Bojonegoro Archery Festival 2025 (Tingkat Provinsi)Juara 3 Horsebow U12 Kejuaraan Nasional Piala Wali Kota Mojokerto 2025

Cabang Olahraga Renang Kraton Swim Challenge 2025 (Tingkat Provinsi Jawa Timur)

Muhammad Al-Fatih Ibrahim

Juara 1 gaya bebas
Juara 1 25m gaya punggung
Juara 2 25m gaya dada
Juara 2 25m gaya kupu-kupu
Perenang terbaik KU 2016 putra

Aqila Misha

Juara 2 25m kick bebas
Juara 3 25m gaya dada

Cabang Olahraga Taekwondo

Muhammad Zahid Azka

Juara 2 M-Kyorugi Grup 021 tingkat kota Surabaya

Dengan berbagai prestasi luar biasa ini, Sekolah Mulia kembali membuktikan bahwa para siswanya tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga di berbagai bidang olahraga.

(Ana Rose)

Penuh Haru! 48 Siswa Sekolah Mulia Tuntaskan Tasmi’ Al-Qur’an di Depan Orang Tua

Tim BTQ Sekolah Mulia MI Muhammadiyah 5 Surabaya kembali menggelar tasmi’ pada semester 2. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin hingga Selasa (17–25/2/2025), di masjid sekolah.

Menariknya, tasmi’ kali ini tidak hanya diikuti oleh siswa kelas tahfidz, tetapi juga oleh siswa kelas akademik. Sebanyak 48 siswa berkesempatan mengikuti kegiatan ini.

Jadwalnya terbagi sebagai berikut: Senin hingga Kamis untuk kategori Juz 30 kelas 5 dan 6, Jumat untuk kategori Juz 30 dan Juz 1 kelas 5 dan 6, kemudian Senin dan Selasa untuk kelas 2 program tahfidz.

Selain disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube sekolah, kegiatan ini juga menghadirkan orang tua siswa agar mereka dapat menyaksikan langsung buah hati mereka melantunkan hafalan ayat suci di hadapan para penguji.

Reyvanda, salah satu siswa kelas 6, tak kuasa menahan air mata saat berhasil menuntaskan hafalannya. Sambil memeluk ibundanya, ia mengungkapkan rasa leganya.

“Alhamdulillah, saya merasa lega. Setiap malam saya selalu murojaah, mengulang hafalan yang sebelumnya sudah dipelajari di sekolah,” ujarnya.

Sang ibu pun tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah yang telah membimbing putrinya.

“Terima kasih banyak, Ustadz/Ustadzah. Vanda bisa menyelesaikan hafalannya dengan cepat. Padahal, saat murojaah di rumah, anaknya tidak mau ditemani, jadi saya sempat khawatir. Ternyata, Masyaallah, di sekolah anak saya dibimbing dengan sangat baik,” ungkapnya.

Tasmi’ ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan sebelum wisuda tahfidz dan Al-Qur’an yang akan datang.

“Sebelum mereka diwisuda, kami menguji hafalan mereka melalui kegiatan tasmi’ ini. Setelahnya, mereka akan mengikuti munaqosyah yang bekerja sama dengan Nurul Falah, sehingga tidak hanya kami yang menguji,” jelas Indana, Koordinator BTQ Sekolah Mulia.

(Ana Rose)

Usung Budaya Indonesia dan Mancanegara, Pensi Sekolah Mulia Disaksikan Langsung Sekretaris PDM Surabaya

Pentas seni (pensi), yang menjadi program tahunan Sekolah Mulia MI Muhammadiyah 5 Surabaya, selalu dinanti-nantikan oleh seluruh siswa, tak terkecuali wali murid. Kegiatan ini selalu mendapat tempat tersendiri di hati keluarga besar Sekolah Mulia.

Tahun ini, perhelatan tersebut berlangsung meriah dengan dukungan 16 sponsor dan digelar pada Sabtu (15/2/2025) di Convention Hall Surabaya. Mengusung tema Generasi Mulia dalam Ragam Budaya, Satu Jiwa Indonesia Berkemajuan, acara ini sukses mencuri perhatian seluruh tamu yang hadir. Pasalnya, di atas panggung tersaji kolaborasi budaya Indonesia dan manca negara.

Alur cerita yang dikemas apik membuat seluruh penonton menikmati pensi ini. Pertunjukan dimulai dengan aktor utama yang menceritakan kebudayaan Indonesia, lalu dilanjutkan dengan kedatangan aktor berikutnya sebagai siswa pindahan dari Korea yang memperkenalkan kesenian dari daerahnya. Penonton juga disuguhkan penampilan dance K-Pop yang memukau.

Catur Anang Hutoyo, Sekretaris PDM Surabaya, hadir sekaligus membuka pensi Sekolah Mulia. Ia mengaku bangga dan mendukung penuh kegiatan tersebut karena banyak nilai positif yang bisa didapatkan dari seni, seperti yang ditampilkan dalam pentas ini.

“Dengan seni, kepedulian kita semakin terasa. Seni membuat kita lebih mencintai sesama, mencintai orang lain, lingkungan, serta bangsa dan negara. Seni juga menjadi sarana untuk menyalurkan aspirasi anak-anak sekaligus mengasah kecerdasan mereka,” paparnya.

Agustina, ibu dari Sachi, siswa kelas 6, mengaku senang dan terharu dengan terselenggaranya pensi tahun ini.

“Alhamdulillah, ini adalah pensi terakhir untuk anak saya karena sudah kelas 6. Saya sangat senang dan terharu karena setiap siswa mendapat apresiasi dalam pentas ini. Sukses selalu untuk MI Mulia,” katanya.

Sementara itu, Umi Sarofah, Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya, menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus diupayakan untuk digelar setiap tahunnya dengan nuansa yang berbeda.

“Alhamdulillah, senang sekali hari ini bisa menyaksikan kebahagiaan semua siswa. Mereka sangat antusias tampil di atas panggung ini, karena panggung ini adalah milik mereka. Kami akan terus berupaya menghadirkan pensi setiap tahun dengan konsep yang lebih menarik dan berbeda,” tuturnya.

(Ana Rose)

Bersinar di Son9o Fest, Siswa Sekolah Mulia Bawa Pulang 6 Piala

Son9o Fest 2025 merupakan ajang lomba dalam rangka Milad Ke-46 SMP Muhammadiyah 9 Surabaya, atau yang biasa dikenal sebagai Sekolah Akhlaq. Lomba tersebut digelar mulai Rabu hingga Sabtu (5-8/2/2025) di gedung Sekolah Akhlaq.

MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Umi Sarofah menyampaikan dukungannya terhadap ajang perlombaan tingkat Jawa Timur ini.

“Masya Allah, luar biasa! Sebagai sekolah di bawah naungan cabang yang sama, yakni PCM Gubeng, kami saling membantu untuk kebaikan satu sama lain. Kami menyambut baik kegiatan ini,” tuturnya.

Sejak mendapat informasi tentang ajang tersebut, MI Muhammadiyah 5 Surabaya segera menghimbau seluruh siswa kelas 4-6 untuk berpartisipasi, baik dalam kategori lomba berkelompok maupun individu.

Lebih dari 80 siswa mendaftarkan diri sebagai peserta dengan pembinaan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Suhaimi, Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, bekerja sama dengan kepala madrasah dalam menunjuk guru pembina sesuai dengan cabang lomba yang diikuti.

“Sejak lomba ini diinformasikan kepada anak-anak, kami bergerak cepat mengoordinasikan pendaftaran dengan langsung menentukan PJ (penanggung jawab) setiap lomba agar semuanya dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Puncak ajang ini berlangsung pada Sabtu (8/2/2025). Hari itu diumumkan para juara dari setiap kategori lomba. Hasilnya, MI Muhammadiyah 5 Surabaya sukses membawa pulang 6 piala dari berbagai cabang lomba.

Berikut daftar perolehan prestasi Sekolah Mulia di Son9o Fest 2025:

Tanisha Firyal dan Atika Fenti: Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Islami
Callista Humaira: Juara 2 Lomba Tartil
Wildan Athar: Juara 2 Lomba Olimpiade Matematika
Amirah Khansa: Juara 3 Lomba Olimpiade IPS
Faeyza Allea: Juara 3 Lomba Olimpiade Bahasa Inggris

Selamat kepada para juara!

(Ana Rose)

Sekolah Mulia Ulurkan Tangan untuk Kepala SDM 9 Surabaya yang Mengalami Musibah Kebakaran

Musibah kebakaran yang menimpa kediaman Aris Wahyuningsih SPd, Kepala SD Muhammadiyah 9 Surabaya, beberapa waktu lalu menimbulkan rasa duka dan empati dari keluarga besar Muhammadiyah. Termasuk dari MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia).

Sebagai bentuk kepedulian, pada Jumat (7/2/2025), lima perwakilan siswa Sekolah Mulia bersama Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya Umi Sarofah mengunjungi kediaman Ayu –sapaan akrabnya– di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, untuk menyerahkan donasi yang telah dikumpulkan.

Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan sejak berita kebakaran tersebar. Saat menerima bantuan, Ayu mengingatkan para siswa yang hadir agar lebih berhati-hati terhadap kelistrikan, mengingat korsleting listrik menjadi salah satu penyebab kebakaran di rumahnya.

“Semuanya harus lebih waspada terhadap masalah kelistrikan. Sejak kejadian itu, saya merasa lebih khawatir dan takut kejadian serupa terulang. Apalagi jika rumah sedang kosong. Kekhawatiran ini bahkan terbawa hingga ke sekolah. Saya selalu menekankan pentingnya keamanan, dan jika ada kabel terbuka, saya segera meminta untuk diperbaiki,” jelasnya.

Ayu juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian keluarga besar Sekolah Mulia terhadap dirinya dan keluarganya.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh keluarga besar Sekolah Mulia, khususnya Ustazah Umi, atas perhatian, doa, serta semangat yang diberikan kepada kami. Salam hangat saya untuk semuanya,” tambahnya.

Saat ini, kondisi rumah Ayu perlahan mulai membaik pascakebakaran, meskipun masih terdapat beberapa bagian bangunan yang rusak akibat insiden tersebut.

(Ana Rose)

Dikdasmen PCM Pucuk Studi Tiru ke Sekolah Mulia, Kagumi Budaya Santun dan Berprestasi

Keluarga besar Majelis Dikdasmen PCM Pucuk Lamongan mengunjungi Sekolah Mulia, MI Muhammadiyah 5 Surabaya, untuk melakukan studi tiru pada Rabu (6/2/2025). Rombongan yang berjumlah 35 orang tiba pukul 09.00 WIB dan disambut dengan pertunjukan musik patrol serta tari remo.

Sekolah Mulia menyambut baik kedatangan rombongan Dikdasmen PCM Pucuk.

“Kami telah menanti kunjungan panjenengan untuk berkumpul bersama, saling berbagi, dan bersilaturahmi,” ujar Umi Sarofah, Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya.

Dalam sesi sharing dan diskusi, para peserta studi tiru antusias mengajukan berbagai pertanyaan karena rasa penasaran mereka terhadap sistem di MI Muhammadiyah 5 Surabaya. Salah satu pertanyaan datang dari Kepala MIM 1 Kesambi Pucuk, Umi Hatin, mengenai pengelolaan kurikulum yang berjalan di Sekolah Mulia mengingat banyaknya program dan ekstrakurikuler.

“Bagaimana Ustadzah Umi mengatur kurikulum dengan program dan ekskul yang begitu banyak?” tanyanya.

Setelah sesi sharing, peserta disuguhi jamuan makan siang yang disiapkan oleh Catering Mulia, sekaligus memperkenalkan program kewirausahaan yang ada di Sekolah Mulia. Rombongan kemudian diajak berkeliling ke kelas-kelas literasi, baik untuk jenjang bawah (kelas 1 dan 2) maupun jenjang atas (kelas 4 dan 5).

Fatchurrohman, Sekretaris Dikdasmen PCM Pucuk yang turut mendampingi rombongan, mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya positif di Sekolah Mulia, khususnya dalam menciptakan budaya berprestasi.

“Bu Umi memiliki karier yang cemerlang dan telah meraih banyak penghargaan. Namun, beliau tidak pernah merasa puas dan terus berusaha mencapai lebih banyak hal. Sikap ini harus dimiliki oleh setiap kepala sekolah agar mampu membawa perubahan positif,” tuturnya.

Salah satu peserta, Hendy dari SMP Muhammadiyah 6 Pucuk, juga mengungkapkan kekagumannya terhadap sikap santun para siswa di Sekolah Mulia.“Anak-anak sangat santun. Ketika kami berpapasan, mereka menyapa dengan salam dan senyum yang tulus. Insyaallah, semua hal baik yang kami pelajari hari ini akan kami terapkan di tempat masing-masing,” ucapnya.