Bangga! Umi Sarofah Terpilih sebagai Juara 3 Wanita Inspiratif 2024 GOW Surabaya

Kepala MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) Umi Sarofah SPd MPd berhasil meraih juara 3 dalam ajang Wanita Inspiratif 2024 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Surabaya. Acara tersebut berlangsung pada Selasa (17/12/2024) di Convention Hall Surabaya.

Umi Sarofah, yang mewakili Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Surabaya, masuk dalam jajaran 10 besar finalis dari 23 peserta yang mewakili berbagai organisasi wanita di Surabaya.

Seleksi ini dimulai dengan tahapan administrasi dan dilanjutkan dengan seleksi wawancara pada Jumat lalu di gedung PKK Kota Surabaya, di mana para finalis menghadapi pertanyaan dari tiga juri.

Pengumuman Juara dan Penilaian Dewan Juri

Pada hari yang sama, dalam perayaan 58 tahun kiprah GOW Surabaya, Dr Dewi Retno Suminar MSi Psikolog selaku dewan juri mengumumkan Umi Sarofah sebagai juara 3 dalam lomba Wanita Inspiratif 2024.

Dewi menjelaskan bahwa penilaian dewan juri didasarkan pada tiga aspek: peran domestik di rumah, kegiatan bermanfaat di luar rumah, dan kontribusi sosial yang dilakukan oleh peserta.

“Kami menilai bagaimana peran peserta dalam berbagai bidang, sebagai ibu, istri, dan juga dalam kegiatan sosial di luar rumah,” tuturnya.

Menginspirasi Wanita Surabaya

Rini Indriyani, Ketua GOW Surabaya yang juga istri Wali Kota Surabaya, menyampaikan bahwa tujuan dari lomba ini adalah untuk menginspirasi semua wanita di Surabaya.

“Setiap wanita memiliki kelebihannya masing-masing. Para peserta ini menjadi inspirasi, meskipun ada yang menjadi ibu rumah tangga, mereka tetap memberikan manfaat bagi banyak orang. Ada juga yang sibuk dengan pekerjaan tetapi tetap aktif dalam kegiatan sosial. Masya Allah, ini luar biasa,” ujar Rini.

Ucapan Selamat dari Wali Kota

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan ucapan selamat kepada para juara.

“Selamat untuk para juara, wanita-wanita hebat yang menginspirasi. Surabaya menjadi hebat berkat gerakan organisasi wanita yang terus berkembang luar biasa,” ujarnya.

Dengan meraih juara 3 dalam ajang ini, Umi Sarofah semakin dikenal sebagai sosok yang inspiratif, tidak hanya dalam keluarga dan pendidikan, tetapi juga dalam kontribusinya terhadap masyarakat.

(Ana Rose)

Berlaga di Aksi Spotic 2024, Kontingen Sekolah Mulia Borong Tujuh Piala

Ajang perlombaan Apresiasi Kreasi Seni Islami dan Sains, Sport, Mathematic, Islamic Olympic (Aksi Spotic) tingkat SD/MI Muhammadiyah se-Surabaya kembali digelar tahun ini pada Sabtu (14/12/2024) di At-Tauhid Tower Universitas Muhammadiyah Surabaya.

MI Muhammadiyah 5 Surabaya (Sekolah Mulia) turut serta mengirimkan 33 siswa dan 1 guru untuk menjadi kontingen dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya tersebut.

Dari perlombaan tersebut, cabang olahraga tradisional berhasil meraih Juara Harapan 2 untuk egrang putra.

Sementara itu, untuk cabang olimpiade, Sekolah Mulia berhasil membawa pulang 4 piala, yakni ISMU in Arabic meraih Juara 2, ISMU in English Juara 3 dan Juara Harapan 2, serta Matematika meraih Juara 3.

Sedangkan untuk lomba kategori seni, yakni Nasyid berhasil meraih Juara Harapan 2, dan kategori Qiroah berhasil meraih Juara Harapan 3.

Prestasi ini tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar MI Muhammadiyah 5. Meski perhelatan ini sempat tertunda beberapa waktu lalu, semua kontingen telah mempersiapkan diri lebih awal.

Umi Sarofah SPd MPd, kepala Sekolah Mulia, mengaku senang dan bangga atas prestasi anak didiknya.

“Alhamdulillah, tahun ini kami berhasil membawa pulang piala dari berbagai kategori perlombaan. Semangat anak-anakku untuk prestasi lainnya. Tak hanya untuk anak-anak, selamat juga untuk para pembina yang telah memberikan pembinaan tanpa henti,” kata Umi.

Berikut daftar perolehan prestasi dalam SPOTIC 2024:

Aisyah Sachi, Juara 2 Olimpiade ISMU in Arabic
Nathan Aryasatya Wardhana, Juara 3 Olimpiade ISMU in English
Wildan Athar, Juara 3 Olimpiade Matematika
Khalilah Putri Ramdhani, Juara Harapan 2 Olimpiade ISMU in English
Khansa Karima, Rania Assyifa, Adhefa Syakila Keisha Raharja, Juara Harapan 2 Nasyid
Callista Humaira, Juara Harapan 3 lomba Qiroah
Kalingga Rafky, Juara Harapan 2 lomba egrang putra

(anarose)

MIM 5 Surabaya di Radio Suara Muslim: Pentingnya Memilih Sekolah Dunia Akhirat di Masa Kini

Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 5 (MIM 5) Surabaya berkesempatan menggandeng media Suara Muslim untuk mensyiarkan informasi tentang pentingnya pendidikan dasar untuk buah hati dalam program Resonansi yang tayang pukul 15.00 pada Selasa (26/11/2024).

Di awal perbincangan, kepala MIM 5 Surabaya Umi Sarofah SPd MPd memaparkan peran pendidikan dasar untuk anak merupakan pondasi yang harus diperkuat. Dalam masa itu semua aspek baik kognitif, sosial, emosional dan spiritual yang harus dimiliki anak akan diperoleh saat menempati usia sekolah dasar.

Lebih lanjut Umi sapaan akrabnya menyampaikan, ketika masa itu anak-anak sudah mendapatkan semuanya maka mereka akan siap menghadapi tantangan masa depan sehingga itulah pentingnya pendidikan dasar untuk buah hati,

“Enam tahun tidaklah sebentar. Jika kita, orang tua salah dalam memilih sekolah maka kita yang akan menyesal nanti ketika mereka dewasa. Pemilihan pendidikan dasar orang tua harus benar-benar selektif memilih mana madrasah yang cocok untuk anaknya,” tegas Umi Sarofah.

Masih dengan Umi Sarofah, bahwa MIM 5 Surabaya merupakan salah satu diantara 5 Madrasah Muhammadiyah yang ada di Surabaya merasa diuntungkan atas statusnya sebagai Madrasah Ibtidaiyah.

Pasalnya sekolah yang terletak di jalan Jojoran tersebut mendapatkan pembinaan sekaligus dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag).

“Kami mendapatkan perhatian dan pembinaan dari keduanya, yaitu Dinas Pendidikan dan Kemenag. Sehingga kami tercukupi,” terangnya.

Di tempat yang sama, Nundun Netty SPd selaku wakil kepala sekolah MIM 5 Surabaya turut hadir menjadi narasumber dalam program tersebut.

Netty sampaikan bahwa MI Muhammadiyah 5 adalah jawaban tepat dalam memilih pendidikan dasar untuk buah hati. Keseimbangan antara pendidikan dunia dan akhirat menjadi keunggulan dari MIM 5.

“Kami berkomitmen dalam memberikan pengetahuan berimbang, antara dunia dan akhirat. Kami yakin seperti Allah berfirman bahwa ketika kita mengejar akhirat maka dunia akan mengiringi,” tuturnya.

Mencetak hafidz Quran yang berintelektual menjadi keyakinan MI Muhammadiyah 5 Surabaya dalam mendidik. Terbukti dengan sederet prestasi yang diperoleh siswa baik dalam prestasi tingkat kota, provinsi bahkan nasional sehingga MI Muhammadiyah 5 Surabaya sangat optimis menjadi sekolah dunia akhirat yang dicari orang tua saat ini.

(Anarose Fitri)