MI Muhammadiyah 5 Surabaya atau yang dikenal dengan Sekolah Mulia menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun dan memantapkan program kerja Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung pada Senin–Selasa (22–23/12/2025) dan diikuti oleh kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan.
Raker ini juga dihadiri oleh Ketua Majelis Dikdasmen PCM Gubeng Amanto, yang turut memberikan pendampingan dalam proses perumusan program sekolah. Ia mendorong seluruh peserta untuk terlibat aktif dan peduli terhadap kemajuan sekolah.
“Semua harus peduli. Mudah-mudahan ada yang bisa ditularkan, dihasilkan, dan bisa dirasakan bapak ibu semua,” ujarnya.
Rapat kerja tahun ini memfokuskan pembahasan pada program-program strategis yang disusun melalui tujuh komisi utama, yaitu Manajemen, Kurikulum, Kesiswaan, Humas, ISMUBA, Sarana dan Prasarana, serta Kewirausahaan. Seluruh program dirancang agar selaras dengan visi Sekolah Mulia dalam membentuk peserta didik yang berprestasi dan berkarakter Islami sesuai dengan kurikulum khas sekolah, Mulia is Mine.
Pada bidang manajemen, pembahasan diarahkan pada penguatan tata kelola sekolah, peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, serta pengembangan sistem administrasi yang lebih efektif dan transparan.
Sementara itu, bidang kurikulum menekankan pentingnya pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik, sekaligus selaras dengan kebijakan pendidikan nasional yang diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman.
Pada aspek hubungan masyarakat, sekolah berkomitmen memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan orang tua, masyarakat, serta berbagai mitra strategis. Strategi publikasi juga disiapkan agar pemanfaatan media sosial menjadi lebih optimal, sejalan dengan hasil angket yang menunjukkan bahwa sebagian besar calon wali murid mengenal Sekolah Mulia melalui internet dan media sosial.
Salah satu program unggulan lahir dari bidang kewirausahaan, yakni rencana pengembangan kantin digital. Program ini bertujuan menanamkan literasi digital dan jiwa kewirausahaan sejak dini kepada siswa, sekaligus mendukung sistem transaksi yang lebih tertib, modern, dan transparan di lingkungan sekolah.
Bidang sarana dan prasarana juga mematangkan rencana pemeliharaan dan pengembangan fasilitas sekolah demi menunjang kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar. Sementara itu, Komisi ISMUBA memfokuskan perhatian pada pembinaan karakter religius, antara lain melalui penertiban dan pembiasaan salat berjamaah agar pelaksanaannya lebih tertib dan khusyuk.
Pada saat yang sama, bidang kesiswaan merancang beragam program pengembangan minat dan bakat, termasuk penyediaan lebih dari 20 kegiatan ekstrakurikuler. Program ini diharapkan mampu menyalurkan potensi siswa baik di bidang akademik maupun nonakademik secara optimal.
Kepala Sekolah Mulia Nundun Nety Sufyan menyatakan, melalui Rapat Kerja ini, MI Muhammadiyah 5 Surabaya berharap seluruh program yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik.
“Dengan begitu, dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa pada Tahun Ajaran 2026/2027,” tuturnya.
(Ana Rose)

